Selasa, 26 Mei 2020

LINTAS GENERASI ERAGAYAM DISTRIK ERAGAYAM KABUPATEN MAMBERAMO TENGGAH ALAMAT : Eragayam

Kami dari Lintas Generasi Eragayam Bersama Seluruh Elemen Masyarak Eragayam.
1. Meminta kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Selaku Ketua Gugus Team 
CORONA VIRUS/ COVID 19 Besrta Rombongan dalam kunjungan ke Distrik 
Eragayam Guna mensosialisasikan dan Ravidtes maka kami 
meminta kepada Pemda agar mempusat kan kegiatan di satu Titik yaitu di kantor 
Distrik Eragayam saja.
Kami suda mendengar kebocoran Informasi bahwa dalam kunjungan PEMDA 
tersebut akan di bagi menjadi Dua Bagian itu, kami dari Seluruh Elemen Masyarakat 
yang tergabung dalam Lintas Generasi Eragayam dengan Tegas menolak untuk 
membagi dua Team itu dan kami mau semua tergabung dalam satu team dan kegiatan 
harus dilakukan di Kantor Distrik Eragayam, karena di Distrik Eragayam yang ada 
satu Kantor Distrik tetapi setiap kegiatan-kegiatan untuk Distrik Eragayam itu tidak 
pernah di pusatkan di kantor Distrik maka kami minta mulai dari kegiatan ini dan 
seterus nya slalu di pusatkan di Kantor Distrik Eragayam.
2. Kami seluruh Elemen Masyakat Eragayam akan mengikuti apa yang dapat 
disampaikan oleh Pemerintah Kab Mamberamo Tengah untuk mengambil RAVIDTES dan 
ikuti dalam kegiatan sosialisasi Covid 19 tetapi dengan ada beberapa syarat yang kami 
ajukan kepada Pemda Mamberamo Tengah sebagai berikut:
a. Kami Masyarakat Eragayam minta dalam kunjungan Bapak Wakil Bupati sebagai 
Ketua Team Gugus Covid 19 beserta Rombongan Pemda Mamteng, dalam 
kunjungan ini kami minta agar sertakan Bantuan BLT Tunai yang terlepas dari 
Dana Kampung / Dana Desa.
b. Kami seluruh Elemen Masyarakat Eragayam memintah agar dalam kunjungan 
Ketua Team Gugus Covid 19 beserta Rombongan Pemda Mamteng, dalam 
kunjungan ini kami minta serta kan juga usulan berupa BLT berbentuk BAMA yang dapat kami
usulkan pada saat kunjungan pertama bembagian BLT Bama di Tiga Titik, yang 
pernah kami usul melalui perwakilan Pemda Kabupaten Mamberamo Tengah 
dengan Rombangan.
3. Kami dari Lintas Generasi Eragayam menjelaskan sedikit asil dari Klarifikasi kami 
melalui Media Elektronik Facebook Group bahwa, maksud dari kalimat (PALAN 
AWAS) yang pernah kami muat itu.
Kami mau palan di Dua Titik Mata Jalan yaitu; Jln masuk melalui Desa Mabuna ke 
Distrik Eragayam dan di Depan Kantor Desa Kino. 
Kami tidak bermaksud untuk melakukan Pemalangan atas Kehadiran Bapak Bupati 
atau Wakil Bupati sebagai Ketua team Gugus Penanganan CORONA/COVID 19 di 
Kabupaten Mamberamo Tengah Beserta Rombongan Untuk Hadir di Distrik
Eragayam, maka kami dari Lintas Generasi Eragayam (L G E) sangat mendukun atas 
kunjungan Bapak Bupati dan Wakil Bupati selaku ketua Tim beserta Rombongan di Distrik Eragayam.
Ketua Lintas Generasi Eragayan
WELINGSON KAROBA

Rabu, 20 Mei 2020

Ajudan Bupati Mamteng Diamuk Aparat TNI/POLRI Serta Masyarakat Distrik Kelila.

Intel ajudan Bupati Mamberamo Tengah Pak Sabri, dihajar oleh anggota gabungan TNI dan Polri dari distrik Kelila. 

Kronologisnya pak Sabri dan rombongan Pemda Mamteng melakukan pemeriksaan dara Covid-19 kepada masyarakat di distrik Kelila. Sebelumya Pemda tdk melakukan komunikasih yang baik kepada pihak keamanan Koramil, Pos dan Polsek yang ada di distrik Kelila.
Tetapi pak Sabri dan beberapa keamanan dari luar sbg ajudan Bupati melakukan perintah semaunya di distrik kelila, memaksa masyarakat utk periksa dara, masyarakat dan keamanan setempat ingin ajukan pertanyaanpun tdk bisa, pak Sabri kepala keras dan mengatakan "ini atas perintah Bupati, kalau kalian tdk mau dengar, saya lapor Bupati". Saat pak Sabri tlp bupati langsung dikroyok babak belur.

Situasi di distrik Kelila saat ini  sedang siaga, ada potensi konflik  atar ajudan  bupati kemanan dari luar distrik Kelila dan keamanan setempat.

Info  terjadi konflik karena pihak keamanan dari kelila mau ambil gambar kegiatan pemeriksaan dara dari tim utusan bupati. Namun pihak keamanan di kelila dilarang ambil gambar sehingga keamanan kelila protes kami kemanan dan berhak ambil dokumentasi.
Tetapi pak sabri kepala keras mau lapor bupati dan sgla macam sehingga pihak kemamanan di Kelila emosi dan langaung kroyok
Masyarakat juga ikut kroyok karena mereka emosi baru bagi sembako hanyak beras 5kg per 1kk dan minyak goreng hrga 6rb 1 trus selama kami di karantina makan apa?

Akhirnya pihak gereja, tokoh masyarakat dan seluruh anggota keamanan menolak pemeriksaan dara di seluruh Kab MT. Akhirnya Bupati minta maaf kasi uang ke keamanan Kelila tapi mereka tolak. Mereka ingin masalah ini diselesaikan oleh Kapolres Induk Jayawijaya, mereka tdk mau urus dari kapolres Mamteng.



Sabtu, 17 Agustus 2019

Seorang Pencuri Menari

https://darminrad.wordpress.com/2019/08/17/seorang-pencuri-yang-mengucap-syurur-atas-asil-curian-nya/

Selasa, 09 April 2019

APAKAH SAAT INI HARUS MEMBAYAR BIAYA SEKOLAH LAGI ???

                                  Eragyam 06_04_3019

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)negeri1 eragyam kab. mamberamo Tengah Provinsi Papua
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Setiap UJIAN NASIONAL membenban anak-anak yang akan ikut tahapan  ujian Nasional wajib membayar uang  Tunai Rp 500.000.00 Ditambah babi harga 3-5 juta 1ekor (satu)ditambah lagi Ayam Kampung 1 ekor,  syarat untuk lolos dari sekolah  ini apakah benar dari DINAS PENDIDIKAN kabupaten Mamberamo Tengah ? Bukankah  PEMDA Mamteng Tidak Membiayai Guru-Guru atau menyekolahkan Gratis.
          Admin kira hal bayar membayar itu berlaku pada zaman kuno dan sekarang Pemerintah sudah lama mengadakan Gratis sekolah karena adanya dana OTSUS.

MOHON ADVOKASIH apakah di sekolah lain di papua sama dengan SMP NEGERI 1  Eragayam atau kah GRATIS......🙏🙏
Lbh Papua
Pakar Mamteng
Daniel Pagawak
Onny Bernie Pagawak

Jumat, 07 September 2018

MASYARAKAT DISTRIK ERAGAYAM MENUNTUT PEMERINTAH KAB MAMTENG UNTUK BONGKAR JALAN RAYA.

Kepada Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah yang kami hormati.

Kami Masyarakat Distrik Eragayam, 15 Kampung memohon kepada, pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah agar memperhatikan jalan penghubung antara kabupaten jayawijaya & Distrik Eragayam,  yang sampai saat ini. Tidak penah rehap maka,  kepala" kampung & kepala" suku memimping masyarakat untuk kerja suadaya tetapi, jalan selalu saja rusak.
Bahkan suda ada yang memakan korban di Kampung Elubaga Distrik Kelila,  banyak kendaraan yang jatuh terbalik,  Trek yang angkut bahan bangunan juga terbalik.

Tetapi Pemerintah Kabupaten dari Dinas Terkait tidak pernah merespon apa yang pernah di usul dari masyarakat maupun kader" dari Distrik Eragayam.
Terkadang kami bingun & kami merasa sedih atas di jadikan anak Tiri, selalu kami bertanya" dalam benhak kami bahwa, kenapa kedua Bapak Bupati & Wakil Bupati membagi wilayah, Bupati tangani Tiga Distrik & Wakil Dua Distrik, bisa di lihat dari perbedaan antara Iluga & Eragayam.

Maka kami minta agar sesudah pelantikan bapak wakil Bupati Yonas Kenelak tolong jangan dengar" pentolan" yang selalu minta-minta  suap dari bapak itu,  jika mau perhatikan bapak bisa cek info dari orang lapangan,  jangan tanya tentang Eragayam sama orang" yang suka ikut" Bupati & Wakil ada di mana mereka selalu sama-sama itu yang,  bapak mereka tanya, sama saja mereka tipu" Bapak Mereka,.
Kami minta dalam Lima Tahun kedepan ini; Bapak mereka lewat Dinas Terkait untuk perhatikan Akses jalan di kampung kami,  kami ini masyarakat nya siapa?  Kalau seperti ini, Mama" yang siap kan jualan dari kebun, kadang tidak jual karena kendaraan tidak masuk,  di Empat Distrik  yang sudah maju tambah di perhatikan dari semua Bidang.
Apakah ini yang di sebut pemerataan pembangunan di Daerah pedalaman ka.....???
Sangat di sayangkan nasip kami Masyarakat Eragayam begitu di lantarkan oleh penguasa kabupaten & Antek" nya yang selalu kenyan di atas pebderitaan masyarakat Eragayam.

Selanjut nya kami Masyarakat minta kepada Bapak Kepala Distrik Beserta semua STAF DISTRIK untuk benar" mengabdi di Eragayam,  apakah kantor di jalan" ini baik atau buruk,  bahkan di kabupaten juga demikian kami yg mau urus surat bahkan proposal kami di terima oleh tonk sampah di kabupaten,  semua kepala" Dinas & Staf kantor" di kabupaten tolong tertipkan mereka di kabupaten,  pintu keluar masuk harus pake tunjuk kan KTP lebih baik,  supaya semua ASN di Kab tidak sll keluar" & masuk saat Bupati & wakil masuk.
Begitu juga dengan Lima Distrik.

Yang terakir kami mintah untuk Direalisakan Jalan Darson yang pernah bapak janji kepada kami Masyarakat 15 Kampung saat bapak Bupati berkunjung di Kampung Yabendili itu,  kami sudah berharap akan ada pembonkaran jalan itu namun sampai saat ini belum ter_realisasikan oleh sebab itu,  kami melalui media oline ini. Bertanya kepada bapak Bupati & Wakil siapa yang bertangung jawab pembongkaran jalan ini?

Semoga keluhan kami di tangapi oleh pemerintah kab Mamteng.

             Eragayam 8-9-2018

MASYARAKAT DISTRIK ERAGAYAM MENUNTUT PEMERINTAH KAB MAMTENG UNTUK BONGKAR JALAN RAYA.

Kepada Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah yang kami hormati.

Kami Masyarakat Distrik Eragayam, 15 Kampung memohon kepada, pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah agar memperhatikan jalan penghubung antara kabupaten jayawijaya & Distrik Eragayam,  yang sampai saat ini. Tidak penah rehap maka,  kepala" kampung & kepala" suku memimping masyarakat untuk kerja suadaya tetapi, jalan selalu saja rusak.
Bahkan suda ada yang memakan korban di Kampung Elubaga Distrik Kelila,  banyak kendaraan yang jatuh terbalik,  Trek yang angkut bahan bangunan juga terbalik.

Tetapi Pemerintah Kabupaten dari Dinas Terkait tidak pernah merespon apa yang pernah di usul dari masyarakat maupun kader" dari Distrik Eragayam.
Terkadang kami bingun & kami merasa sedih atas di jadikan anak Tiri, selalu kami bertanya" dalam benhak kami bahwa, kenapa kedua Bapak Bupati & Wakil Bupati membagi wilayah, Bupati tangani Tiga Distrik & Wakil Dua Distrik, bisa di lihat dari perbedaan antara Iluga & Eragayam.

Maka kami minta agar sesudah pelantikan bapak wakil Bupati Yonas Kenelak tolong jangan dengar" pentolan" yang selalu minta-minta  suap dari bapak itu,  jika mau perhatikan bapak bisa cek info dari orang lapangan,  jangan tanya tentang Eragayam sama orang" yang suka ikut" Bupati & Wakil ada di mana mereka selalu sama-sama itu yang,  bapak mereka tanya, sama saja mereka tipu" Bapak Mereka,.
Kami minta dalam Lima Tahun kedepan ini; Bapak mereka lewat Dinas Terkait untuk perhatikan Akses jalan di kampung kami,  kami ini masyarakat nya siapa?  Kalau seperti ini, Mama" yang siap kan jualan dari kebun, kadang tidak jual karena kendaraan tidak masuk,  di Empat Distrik  yang sudah maju tambah di perhatikan dari semua Bidang.
Apakah ini yang di sebut pemerataan pembangunan di Daerah pedalaman ka.....???
Sangat di sayangkan nasip kami Masyarakat Eragayam begitu di lantarkan oleh penguasa kabupaten & Antek" nya yang selalu kenyan di atas pebderitaan masyarakat Eragayam.

Selanjut nya kami Masyarakat minta kepada Bapak Kepala Distrik Beserta semua STAF DISTRIK untuk benar" mengabdi di Eragayam,  apakah kantor di jalan" ini baik atau buruk,  bahkan di kabupaten juga demikian kami yg mau urus surat bahkan proposal kami di terima oleh tonk sampah di kabupaten,  semua kepala" Dinas & Staf kantor" di kabupaten tolong tertipkan mereka di kabupaten,  pintu keluar masuk harus pake tunjuk kan KTP lebih baik,  supaya semua ASN di Kab tidak sll keluar" & masuk saat Bupati & wakil masuk.
Begitu juga dengan Lima Distrik.

Yang terakir kami mintah untuk Direalisakan Jalan Darson yang pernah bapak janji kepada kami Masyarakat 15 Kampung saat bapak Bupati berkunjung di Kampung Yabendili itu,  kami sudah berharap akan ada pembonkaran jalan itu namun sampai saat ini belum ter_realisasikan oleh sebab itu,  kami melalui media oline ini. Bertanya kepada bapak Bupati & Wakil siapa yang bertangung jawab pembongkaran jalan ini?

Semoga keluhan kami di tangapi oleh pemerintah kab Mamteng.

             Eragayam 8-9-2018

MASYARAKAT DISTRIK ERAGAYAM MENUNTUT PEMERINTAH KAB MAMTENG UNTUK BONGKAR JALAN RAYA.

Kepada Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah yang kami hormati.

Kami Masyarakat Distrik Eragayam, 15 Kampung memohon kepada, pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah agar memperhatikan jalan penghubung antara kabupaten jayawijaya & Distrik Eragayam,  yang sampai saat ini. Tidak penah rehap maka,  kepala" kampung & kepala" suku memimping masyarakat untuk kerja suadaya tetapi, jalan selalu saja rusak.
Bahkan suda ada yang memakan korban di Kampung Elubaga Distrik Kelila,  banyak kendaraan yang jatuh terbalik,  Trek yang angkut bahan bangunan juga terbalik.

Tetapi Pemerintah Kabupaten dari Dinas Terkait tidak pernah merespon apa yang pernah di usul dari masyarakat maupun kader" dari Distrik Eragayam.
Terkadang kami bingun & kami merasa sedih atas di jadikan anak Tiri, selalu kami bertanya" dalam benhak kami bahwa, kenapa kedua Bapak Bupati & Wakil Bupati membagi wilayah, Bupati tangani Tiga Distrik & Wakil Dua Distrik, bisa di lihat dari perbedaan antara Iluga & Eragayam.

Maka kami minta agar sesudah pelantikan bapak wakil Bupati Yonas Kenelak tolong jangan dengar" pentolan" yang selalu minta-minta  suap dari bapak itu,  jika mau perhatikan bapak bisa cek info dari orang lapangan,  jangan tanya tentang Eragayam sama orang" yang suka ikut" Bupati & Wakil ada di mana mereka selalu sama-sama itu yang,  bapak mereka tanya, sama saja mereka tipu" Bapak Mereka,.
Kami minta dalam Lima Tahun kedepan ini; Bapak mereka lewat Dinas Terkait untuk perhatikan Akses jalan di kampung kami,  kami ini masyarakat nya siapa?  Kalau seperti ini, Mama" yang siap kan jualan dari kebun, kadang tidak jual karena kendaraan tidak masuk,  di Empat Distrik  yang sudah maju tambah di perhatikan dari semua Bidang.
Apakah ini yang di sebut pemerataan pembangunan di Daerah pedalaman ka.....???
Sangat di sayangkan nasip kami Masyarakat Eragayam begitu di lantarkan oleh penguasa kabupaten & Antek" nya yang selalu kenyan di atas pebderitaan masyarakat Eragayam.

Selanjut nya kami Masyarakat minta kepada Bapak Kepala Distrik Beserta semua STAF DISTRIK untuk benar" mengabdi di Eragayam,  apakah kantor di jalan" ini baik atau buruk,  bahkan di kabupaten juga demikian kami yg mau urus surat bahkan proposal kami di terima oleh tonk sampah di kabupaten,  semua kepala" Dinas & Staf kantor" di kabupaten tolong tertipkan mereka di kabupaten,  pintu keluar masuk harus pake tunjuk kan KTP lebih baik,  supaya semua ASN di Kab tidak sll keluar" & masuk saat Bupati & wakil masuk.
Begitu juga dengan Lima Distrik.

Yang terakir kami mintah untuk Direalisakan Jalan Darson yang pernah bapak janji kepada kami Masyarakat 15 Kampung saat bapak Bupati berkunjung di Kampung Yabendili itu,  kami sudah berharap akan ada pembonkaran jalan itu namun sampai saat ini belum ter_realisasikan oleh sebab itu,  kami melalui media oline ini. Bertanya kepada bapak Bupati & Wakil siapa yang bertangung jawab pembongkaran jalan ini?

Semoga keluhan kami di tangapi oleh pemerintah kab Mamteng.

             Eragayam 8-9-2018